X
    Categories: Berita

Cara Praktis Menghilangkan Jamur Dari Kabin Mobil

Membiarkan mobil tidak dipakai dalam waktu yang lama bisa menimbulkan beberapa masalah, salah satunya timbulnya jamur di kabin. Ketika jamur tersebut sudah bersarang di interior mobil maka akan tercium bau apek ketika anda memasukinya. Jamur ini terlihat seperti lumut dan biasanya menempel di dasboard, plafon bahkan di kisi-kisi AC. Lalu bagaimana cara mengatasinya jika interior mobil sudah terlanjur diserang jamur? Tenang saja, karena masalah ini bisa diatasi dengan cara yang cukup praktis dan mudah dilakukan.

Jamur-jamur yang menempel di kabin ditimbulkan oleh lembabnya ruangan di dalam mobil. Jadi ketika mobil jarang dipakai jangan biarkan ruangan didalam mobil lembab. Jika sudah terlanjur maka langkah pertama yang bisa dilakukan adalah menjemur mobil dibawah terik matahari pada pagi hari sekitar pukul sepuluh. Pada jam-jam ini matahari akan mengeluarkan sinar ultraviolet. Kadar air yang ada di interior mobil akan terangkat. Selain itu bakteri maupun kuman yang ada akan terbunuh. Jadi sebaiknya dalam menjemur mobil, kondisi kaca dalam keadaan terbuka agar sinar bisa masuk secara leluasa.

Langkah kedua setelah dirasa cukup dalam menjemur mobil, hidupkan AC dan atur blower pada kecepatan tertinggi. Hal ini dilakukan untuk mensirkulasikan udara sehingga uap air maupun bakteri yang ada di kisi-kisi AC bisa keluar. Pada langkah kedua ini posisi kaca masih dalam keadaan terbuka. Terakhir letakan produk penyerap air di bawah jok. Produk ini bisa anda dapatkan di supermarket dengan harga sekitar Rp 10 ribu. Produk serap air sangat ampuh dalam menyerap uap air yang ada di dalam mobil. Jadi jika uap air di dalam interior mobil sudah berkurang maka ruangan mobilpun tidak lagi lembab sehingga jamur tidak tumbuh lagi.

Gimana cukup mudah bukan? Dengan tiga langkah menghilangkan jamur didalam mobil diatas maka selain menghilangkan jamur yang ada juga bisa mencegah tumbuhnya jamur. Apabila anda memiliki mobil yang jarang dipakai bisa melakukannya minimal dua minggu sekali. Selain jamur, terkadang di jok menempel kotoran-kotoran yang sulit dibersihkan. Cara membersihkan kotoran di jok ini perlu disesuaikan dengan bahannya seperti yang saya ulas pada artikel sebelumnya.