Waspadai Ciri-ciri Kelelahan Mengemudi

By On Friday, September 8th, 2017 Categories : Berita

090845420120813DRA17780x390

Salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas adalah kelelahan, obat paling mujarab tentu beristirahat. Masalahnya, banyak pengemudi yang tidak menyadari kalau kemampuannya berkurang karena kelelahan, berkendara seolah masih normal padahal sudah dipaksakan.

Dalam kondisi normal, perjalanan dengan lalu lintas padat menguras tenaga pengemudi, masih ditambah lagi dilakukan sambil menjalani ibadah puasa. Lembaga pelatihan keterampilan mengemudi, Real Driving Centre (RDC), menjelaskan, puasa memengaruhi fungsi kognitif dan memiliki efek langsung pada kemampuan mengemudi. Salah satu dampak terbesar puasa adalah rasa lelah sebab aktivitas tidak diimbangi suplai energi dari tubuh.

Berikut ciri-ciri lelah saat mengemudi yang harus langsung ditangani dengan istirahat:

1. Susah membuka mata.
2. Sulit menjaga kepala tetap tegak.
3. Tidak dapat berhenti menguap.
4. Berangan-angan.
5. Tidak ingat jalan yang dilalui.
6. Sering bermanuver untuk mengembalikan kendaraan ke jalur yang benar.
7. Sering mempercepat dan memperlambat laju kendaraan.

Beristirahat dengan tidur singkat 15–30 menit sangat berharga masih lebih baik dibanding memaksakan tubuh dengan menyuplai suplemen atau kafein. Rasa lelah bukan untuk dihindari karena cepat atau lambat kemampuan optimal tubuh pasti mereda.

Marcel, instruktur RDC, mengungkapkan, kecelakaan lebih sering terjadi jelang sampai tujuan. “Penyebabnya tetap kelelahan yang tertutup kepercayaan diri tinggi dan rasa senang sudah mau tiba di lokasi. Konsentrasi menurun jadi sering kali lengah,” jelasnya.

Waspadai Ciri-ciri Kelelahan Mengemudi | Inspirasi Modif | 4.5